Kas Pani

Ternyata waktu begitu cepat berlalu, lari bagaikan kilat. Kalau dari dulu aku tahu seperti itu, tentu tiada kesia-siaan dilakukan. Kas Pani, pengawas sekolah SM...

Selengkapnya

Pengawas Sekolah dan Revolusi Mental

Pengawas Sekolah dan Revolusi Mental

Judulnya Revolusi Mental Pengawas Sekolah. Buku ini hadiah Ibu Aulia Wijiasih dari Satgas Penjaminan Mutu Pendidikan Kemendikbud buat saya, karena terlalu " nyinyir ", banyak cakap dan tanya di salah satu sesi diskusi pada Bimtek Fasda Sekolah Model SPMI Tingkat Provinsi Aceh sebulan lalu di LPMP Aceh. Senang sekali menerima dan membacanya, apalagi gratis.

Buku ini bukan buku baru. Namun tetap aktual, Mei 2015 dicetak pertama kali. Buku yang ditulis Ir. Hendarman, M. Sc. Ph.D ini dapat memperkaya pengetahuan dan pemahaman berkaitan dengan proses pengawasan di satuan pendidikan atau sekolah.

Isinya ada kritik, permasalahan proses pembelajaran atau kepengawasan di sekolah baik di Indonesia maupun negara lain termasuk tantangan internal dan eksternal dihadapi pengawas sekolah.

Buku ini menjadi istimewa ada diskusi Icon pemerintah Jokowi - JK dengan konsep Revolusi Mental yang secara tidak langsung ikut mempengaruhi keberadaan pengawas sekolah. Artinya, Revolusi mental memaksa pengawas sekolah wajib merubah profilnya di masa datang. Pengawas sekolah mesti punya keunggulan dan kapasitas di atas kepala sekolah dan guru. Pengawas sekolah dituntut memberikan pelayanan prima pada personal sekolah secara efektiv, efesien, bermutu, dan bermartabat.

Buku yang terdiri dari enam bab ini, menjadi menarik, ketika ada pertanyaan, apa tantangan pengawas sekolah ke depan ?

Jawabannya, konsekwensi ekonomi global dan reformasi pendidikan mau tak mau pengawas sekolah mesti merubah pola pikirnya ( mind set ). Profesi pengawas mensyaratkan mereka harus memiliki pengetahuan dan keterampilan di samping sikap mental yang dibutuhkan masyarakat modern.

Pengawas sekolah, walaupun sudah bertahun-tahun menekuni pekerjaan ini, kemungkinan ada yang tidak mengetahui situasi nyata yang terjadi di sekolah binaannya. Karena kondisi nyata tersebut " ditutup-tutupi" oleh kepala sekolah dan guru saat pengawas sekolah mengunjungi sekolah. Misalnya, saat ada penilaian kinerja sekolah, spontan sekolah disulap menjadi serba baik, absen guru " dipaksakan " harus nihil dari ketidak hadiran. Begitu pula ketika ketika hendak diakreditasi, manipulasi nilai dan sebagainya.

Selanjutnya, proses globalisasi memicu dan memacu pengawas sekolah merubah orientasinya pada pradigma kerangka kompetensi abad ke 21 yang ditandai pada tiga dimensi, yaitu dimensi kehidupan dan karier, pembelajaran dan inovasi, serta informasi, media dan teknolagi. Tiga dimensi tersebut dibahas tuntas di buku ini.

Buku ini ditutup dengan mengusulkan profil pengawas sekolah di era revolusi mental, yaitu pengawas sekolah yang punya kompetensi, memiliki kepemimpinan, karakter, kemampuan komunikasi, kreativ dan punya komitmen.

Di tengah minimnya buku-buku yang membicarakan pengawas sekolah yang aktual dan kontekstual, paling tidak buku ini memberikan alternatif untuk mengubaj mental pengawas sekolah khususnya dalam konteks revolusi mental.]

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Wah, terciduk sama Bapak Pengawas nih, hehehe. Sukses selalu dan barakallahu fiik

24 Jun
Balas

Ha.ha. Aamiin YRA.Sehat bu Siti ya.

24 Jun

Duh...maaf Pak Pengawas...Saya baru hadir nih...Buku yang luar biasa walau saya hanya guru kecil...Salam sehat dan bahagia ..Barakallah...

24 Jun
Balas

Bu Rini, yang namanya guru tidak ada yang kecil.Kecuali postur tubuh.

24 Jun

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali